Aji, engkau meminta hukum ditegakkan.
"bunuhlah laki-laki yang bersama laki-laki dan musnahkan perempuan yang bersama dengan perempuan, rajam sesamamu yang berbuat zina."
oh, Aji tercinta,
akan tiba saatnya engkau harus menjadi Ibrahim kepada Ismail.
membunuh anakmu sendiri demi Tuhanmu (yang bisa jadi, bukan Tuhanku juga)
namun bedanya, Ismail dibunuh karena kesuciannya, sedangkan aku?
justru karna kekotoranku.
tidak akan ada domba sial lain yang sudi menggantikanku.
mungkin, lebih baik engkau mulai mengumpulkan batu dan kerikil satu persatu dari sekarang.
salam penuh kasih,
Luh.
070709
No comments:
Post a Comment